Nonton Drakor Bon Appétit, Your Majesty pakai lensa Hubungan Internasional
Siapa yang suka nonton Drama Korea?? Ngakuuu....
Nonton Drama Korea itu salah satu kegiatan yang menyenangkan. Karna bukan hanya menikmati alur cerita yang menarik tetapi juga ada banyak pelajaran yang bisa di petik dari serial Drama Korea ini. siapa sangka nonton Drakor atau Drama Korea bisa kita hubungkan dengan pelajaran yang kita dapat di bangku kuliah.
Yapp, sebagai anak yang mengambil program studi Hubungan Internasional dan anak yang sangat suka dengan Drama Korea, bisa ngebantu aku memahami langsung dengan mengaitkan scene yang ada dalam drama dengan teori bahkan pelajaran lainnya.
Maka dari itu, aku ingin berbagi sedikit ilmu yang aku dapatkan dengan mengajak teman-teman sekalian untuk nonton Bon Appétit, Your Majesty pakai lensa kacamata Hubungan Internasional. Drama Korea yang sedang naik daun, serta masih dalam keterangan drama on going. Bon Appétit, Your Majesty sudah memikat hati para penonton dengan rating bintang yang tinggi dalam setiap episode on going nya.
Drama yang dibintangi oleh Im Yoon-ah dan Lee Chae Min sebagai pemeran utama dengan latar belakang cerita menggabungkan nuansa antara masa modern dan masa kerajaan Joseon melalui time travel telah terbungkus dalam alur cerita yang menarik.
Dalam episode 6 menceritakan, bahwa adanya kedatangan utusan dari Ming dan ketiga koki hebatnya ke Joseon. Maksud kedatangan utusan dari dinasti Ming adalah untuk peningkatan upeti. pasalnya, ketidaksetujuan raja Ye Heon atas pendapat para rekan istana yang mengusulkan untuk memberi sekitar 200 batang perak sebagai bentuk menjaga hubungan baik dengan dinasti Ming melalui kasim Yu Kun yang sebagai utusan Ming. Usulan tersebut dinilai berlebihan oleh raja Ye Heon mengingat penawaran yang Ming berikan untuk Joseon masih sama.
Untuk menengahi masalah, raja Ye Heon mengusulkan untuk melakukan kompetisi memasak sebagai bentuk perlawanan atas apa yang diminta oleh utusan Ming kepada Joseon. dibalik kompetisi memasak ini ada beberapa perjanjian yang sudah di putuskan dan disepakati oleh kedua pihak.
Disini aku hanya akan membahas bagaimana bentuk perlawanan yang digunakan oleh raja Joseon Ye Heon kepada utusan Ming yang ada dalam drakor Bon Appétit, Your Majesty dengan mengusulkan kompetisi memasak menjadi salah satu jalan politik negaranya.
![]() |
| foto adegan dalam drama Bon Appétit, Your Majesty (https://www.instagram.com/tvn_drama/) |
Di Hubungan Internasional ada istilah dengan hard power dan soft power. untuk gampang bedain antara keduanya itu seperti ini, hard power itu biasanya menggunakan perang, paksaan dan kekuatan militer untuk mencapai kepentingan negaranya atau yang biasa disebut dengan national interest. Sedangkan untuk soft power itu tidak menggunakan perang untuk mencapai tujuannya.
Kalo ngga pakai perang trus apa? biar gampang diingat, soft power itu selalu pakai cara damai jadi ngga mau melalui kekerasan. contohnya pakai bahasa yang gampang kayak gini, daripada perang yang punya potensi merugikan lebih besar mending kerja sama aja untuk saling memenuhi kebutuhan masing-masing.
Nah biasanya dalam Drama Korea yang berlatar belakang kerajaan, selalu saja identik dengan peperangan antar kaum dalam dinamika politiknya. Namun di Drama Korea Bon Appétit Your Majesty punya cara lain untuk menghadapi permasalahan politiknya.
Raja Ye Heon pakai strategi politiknya dengan berkedok mengadakan kompetisi memasak. Disini raja Ye Heon menggunakan soft power dalam bentuk soft diplomacy. Diplomasi yang digunakan ini berupa gastrodiplomasi yang mana menggunakan makanan atau kuliner sebagai instrument dalam berpolitiknya dengan utusan Ming.
Diplomasi kuliner di drama Bon Appétit Your Majesty punya peran yang significant dalam mengatasi permasalahan politik kerajaan. Siapa yang menyangka, bermula dari masakan kepala koki istana kemudian menghasilkan makanan yang spectacular rasanya dan bisa menyelesaikan ketegangan politik yang ada.
Sekaligus saling mengenalkan dari segi budaya dan cita rasa yang khas antara Joseon dan utusan Ming. Bentuk pengenalan di dalam kompetisi memasak ini meliputi bahan masakan yang dipakai masing-masing koki, yang mana merupakan bentuk dari sumber kekayaan alam masing-masing daerah.
Di episode 9 Bon Appétit, Your Majesty menunjukkan akhir kompetisi memasak melalui hasil untuk kemenangan koki Joseon dalam melawan Koki dari utusan Ming dengan selisih satu point yakni koki Joseon 28 point dan koki utusan Ming 27 point.
Terakhir aku mau menyampaikan, selain kemenangan dalam kompetisi memasak berupa nilai angka yang tinggi. Ada banyak pesan moral yang tersampaikan seperti saling menghormati adalah sifat utama meskipun dalam kompetisi, belajar dari kekurangan yang dimiliki, dan memberikan kebaikan dan kebahagiaan untuk dirinya serta orang lain merupakan sikap sejati yang bijak.
Mungkin segini dulu insights yang bisa aku bagi setelah nonton drakor Bon Appétit, Your Majesty. semoga bermanfaat untuk teman-teman sekalian, kalo ada tambahan ataupun saran boleh banget share disini yaa...
Terimakasih, love u all 💕
%D9%88%EA%BD%89%20%EC%B0%AC%20%EC%9C%A1%EA%B0%81%ED%98%95%20%EB%B0%B8%EB%9F%B0%EC%8A%A4%EB%A1%9C%20%EC%9A%94%EB%A6%AC%20%EA%B2%BD%ED%95%A9%20%EC%9D%B4%EA%B8%B0%EC%9E%90!!%5B%ED%86%A0%EC%9D%BC%5D%20%EB%B0%A4%209-10%20%EB%B0%A9%EC%86%A1%20-%20tvN%23%EA%B0%99.jpg)
Bahasan yang bagus ,
BalasHapusterimakasih dukungannyaa
HapusSangat inspiratif, tingakatkan lagi mir
BalasHapussiapp terimakasih masukannyaa
Hapus